Blog ini Berisikan info wisata, tempat nongkrong, kuliner jaman now di seluruh Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Wisata Nusa Tenggara Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Nusa Tenggara Timur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Januari 2018

5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba - Sebagian besar penduduk di Pulau Jawa mungkin jarang mendengar mengenai kota Labuan Bajo. Membahas wacana Labuan Bajo, yakni kota nelayan yang berada di ujung barat Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Selain dikenal sebagai kota nelayan, Labuan Bajo juga menjadi salah satu obyek wisata teramai di Flores. Kota ini merupakan titik singgah bagi yang akan melaksanakan perjalanan menuju Pulau Komodo.

Jumlah wisatawan yang meningkat, membuat para pengelola Pulau Komodo mendirikan banyak akomodasi perhiasan yang disediakan untuk para pengunjung, salah satunya yakni hotel berbintang di Labuan Bajo, yakni sebagai upaya untuk lebih meningkatkan kenyamanan para wisatawan.
Yang paling menarik dari Labuan Bajo ini yakni panorama sunset, yang mulai mengubah warna langit cerah menjadi jingga. Di sini Anda akan disuguhi pemandangan yang indah. Saat matahari mulai tenggelam, ketika itulah pertunjukan dimulai. matahari yang perlahan karam akan membuat siluet dramatis dengan pulau-pulau kecil yang erat pelabuhan.

Selain menikmati indahnya panorama sunset. Inilah 5 acara wisata yang sanggup Anda lakukan ketika berkunjung ke Labuan Bajo.

1. Berkunjung ke Air Terjun Cunca Wulang
 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba 5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba
Air Terjun Cunca Wulang
Air Terjun Cunca Wulang merupakan salah satu obyek wisata yang sudah diakui dunia, bahkan banyak wisatawan dari luar negeri yang tiba di sini dibanding dengan wisatawan Indonesia.

Air Terjun Cunca Wulang berlokasi sekitar 300 m timur kota Labuan Bajo. Di sini tedapat 3 penderasan di Cunca Wulang, tetapi untuk sanggup mencapai dan sanggup melihat keindahan penderasan Cuanca Wulung Anda harus melaksanakan trekking terlebih dahulu, melalui hutan lebih kurang 30 menit. trekking ini bukan acara yang berat. jadi Anda tidak perlu khawatir.

Setelah melalui trekking selama lebih kurang 30 menit, Anda akan menyaksikan pemandangan tebing-tebing yang tinggi mirip tebing Green Canyon serta air sungai yang berwarna biru jernih. Untuk sanggup menikmati keindahan dari tebing - tebing ini, Anda harus berenang di sungai jernih ini terlebih dahulu.

Suka dengan acara ekstrim? Anda sanggup mencoba melompat dari tebing dengan tinggi 3 - 10 m. Tak perlu kawatir sakit, Anda tidak akan mencicipi sakit. Malah Anda akan mencicipi kegembiraan, merasa lebih fresh. Menyenangkan bukan ?

Baca juga: 12 Tempat Wisata di Nusa Tenggara Timur yang Terkenal

2. Trekking Di Taman Nasional Loh Liang
 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba 5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba
Taman Nasional Komodo
Di sinilah lokasi sempurna untuk Anda yang ingin melihat habitat orisinil dari binatang khas Indonesia, Di Taman Nasional Loh Liang, Pulau Rinca, Manggarai Barat, Flores. Anda sanggup menyaksikan kehidupan Komodo yang sesungguhnya.

Untuk sanggup mencapai lokasi Taman Nasional Loh Liang Anda harus melaksanakan perjalanan dengan memakai boat terlebih dahulu selama 3 - 4 jam. Namun Anda tak usah kawatir dan merasa jenuh dengan lamanya perjalanan, semua akan terbayar lunas ketika anda tiba di Taman Nasional Loh Liang. Taman Nasional ini memperlihatkan keindahan pemandangan savana, yang tak kalah indah dari Taman Nasional Baluran.

Di sini Anda akan dipandu para ranger untuk trekking menyusuri savana di beberapa lokasi yang disinggahi oleh komodo. Di sini Anda juga sanggup melihat komodo dengan jarak dekat, antara 2 - 3 m. Perjalanan ini memang cukup melelahkan jadi Anda harus benar-benar menyiapkan stamina untuk berpetualang di Taman Nasional Loh Liang ini.

3. Menikmati indahnya sunset di Pulau Kalong
 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba 5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba
Sunset di Pulau Kalong
Berkunjung ke pulau Kalong ini, Anda akan sanggup melihat populasi kelelawar yang super besar. Waktu terbaikketika akan mengunjungi pulau ini yakni pada ketika matahari mulai terbenam. Ya, sambil merebahkan diri di atas kapal sembari memandangi pemandangan kelelawar bertebangan di langit jingga.

4. Mencoba Scuba Diving, Snorkeling, dan Berkeliling memakai kapal
 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba 5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba
Diving di Labuan Bajo
Berkunjung ke Labuan Bajo sangat sayang kalau melewatkan kesempatan untuk mencoba scuba diving dan snorkeling, alasannya yakni di daerah ini Anda akan menemui keragaman biota bahari yang masih terbilang alami.

Di sini Anda akan sanggup menyelam bersama dua orang pelatih dalam 1 group untuk menikmati keindahan alam bawah laut. Namun, sebelum menyelam Anda akan terlebih dahulu di-briefing mengenai lokasi-lokasi yang menarik untuk menyelam, rencana menyelam dan topografi.

Nantinya selama menyelam, Anda sanggup menemukan aneka macam binatang bahari yang menarik. Mulai dari ikan tuna, ikan pari manta, ikan pari tutul biru, cumi-cumi, hiu, ikan kerapu, napoleon wrasse, belut, ular laut, gurita, nudibranch, kepiting orangutan, kepiting, dan masih ada banyak lagi.

Beberapa pilihan training diving terbaik dan telah tersertifikasi secara internasional diantaranya yakni Divine Diving, Komodo Dive Center, Flores Diving Centre dan Blue Marlin Komodo. Nah, Bagi Anda yang ingin diving di Labuan Bajo sanggup menghubungi salah satu dari training diving tersebut.

Selain menyediakan akomodasi untuk diving di training diving tersebut juga menyediakan paket berkeliling memakai kapal. Tentunya acara ini patut untuk Anda coba, Anda sanggup melihat jernihnya air bahari serta terumbu karang yang tumbuh di dalamnya dari atas kapal ini .

5. Bersantai di Pulau Kanawa
 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba 5 Spot Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Anda Coba
Pulau Kanawa
Pulau Kawana berada di Labuan Bajo. Pulau ini memiliki pasir yang putih dengan perpaduan air bahari jernih bergradasi biru sampai warna hijau toska. Nah, bagi Anda yang ingin bersantai, sanggup menikmati keindahan pulau ini sembari memesan masakan yang ada di restoran.

Anda juga sanggup mencoba hiking di bukit yang terdapat di pulau ini. Untuk Anda yang tak ingin hanya berdiam diri di pulau ini, Anda sanggup mencoba melaksanakan snorkeling. Ya, Pulau Kanawa ini merupakan habitat dari terumbu karang jadi dsini Anda akan menjumpai bermacam-macam warna dan ikan-ikan kecil yang hidup di dalamnya.
Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan | Ada satu lagi keajaiban alam yang dimiliki negara Indonesia. Pada kali ini tempat wisata alam yang bisa dikatakan sangat menakjubkan ini terletak di Kabupaten Ende, provinsi Nusa Tenggara Timur. Lokasinya yang berada di puncak sebuah gunung dengan nama yang sama, menjadikan Danau Kelimutu menarik banyak perhatian wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada tanggal 26 Februari tahun 1992, Danau Kelimutu termasuk ke dalam daerah Taman Nasional Kelimutu yang merupakan sebuah taman nasional terkecil dari enam taman nasional yang terdapat di kawasan pulau Bali dan Nusa Tenggara. Tempat wisata yang satu ini berada di puncak Gunung Kelimutu yang tingginya 1.690 mdpl. Danau Kelimutu ini terdiri dari 3 buah "kubangan" atau bisa disebut kawah dengan warna yang berbeda-beda.
 Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan
Danau Kelimutu
Selain terkenal dengan nama Danau Kelimutu, objek wisata ini juga dikenal sebagai Danau Tiga Warna. Ya, sebuah fenomena alam yang begitu menakjubkan alasannya yaitu mempunyai tiga kawah dengan jarak yang berdekatan dan warna airnya pun berbeda. Umumnya warna air danau yaitu merah, putih dan biru, akan tetapi di danau Kelimutu ini bisa berkembang menjadi warna hijau, hitam dan coklat, atau variasi warna yang lainnya. Dan uniknya, saat para peneliti mencoba mengambil air danau ini untuk dijadikan sebagai sampel, airnya bening tanpa warna.

Ketiga danau ini dipisahkan oleh tebing kerikil yang curam dan gampang longsor, sehingga wisatawan yang berkunjung dibutuhkan bisa menjaga jarak kondusif saat berada di area sekitar danau. Waktu yang sempurna untuk berkunjung ke tempat wisata alam ini yaitu antara bulan Juni – Agustus dikarenakan hujan cenderung tidak turun sehingga jalan yang harus dilewati terhitung aman.
 Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan
Wisata Alam Danau Kelimutu
Bila Anda ingin mendapat pemandangan terbaik dari Danau Kelimutu ini, maka berangkatlah mendaki antara pukul 2-3 pagi dari Moni yang merupakan desa terdekat dengan lokasi danau. Setibanya di puncak, Anda akan sanggup menyaksikan pemandangan sunrise di atas Danau Kelimutu yang sangat luar biasa indahnya. Jangan lupa juga menyiapkan kamera, untuk mengabadikan momen berharga ini.

Lalu, bagaimana bisa berangkat mendaki dengan waktu yang sepagi itu? Di Moni dan beberapa desa sekitar, Anda akan menemukan banyak penginapan. Nah, dengan menginap di lokasi terdekat dari tempat wisata ini, pastinya akan memudahkan Anda juga dalam persiapan mendaki.

Tak hanya itu, Kawasan Taman Nasional Kelimutu ini juga menjadi habitat bagi beberapa jenis hewan dan tumbuhan. Bahkan beberapa diantaranya hampir punah ibarat elang Flores, burung hantu Wallacea dan kancilan Flores.

Sejarah dari Danau Kelimutu
 Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan
Danau Kelimutu
Keberadaan Danau Kelimutu pertama kali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda yang berjulukan Van Such Telen pada tahun 1915. Ketika itu ia menyampaikan pada warga sekitar bahwa di puncak Gunung Kelimutu ada tiga buah danau dengan warna merah, putih dan biru. Namun, warga tidak gampang percaya alasannya yaitu tiga warna yang disebutkan Telen tersebut sama dengan warna bendera Belanda. Hingga akahirnya warga membuktikan sendiri keberadaan Danau Kelimutu.

Keindahan dari tempat wisata ini semakin terkenal sehabis dirangkum di dalam sebuah lukisan karya Y. Bouman yakni pada tahun 1929. Semenjak itu, keindahan dan keunikan Danau Kelimutu semakin dikenal luas dan mulai banyak dikunjungi para wisatawan.

Mitos yang ada di Danau Kelimutu
 Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan
Pemandangan Danau Kelimutu yang Memikat
Ketiga danau yang mempunyai beda warna di puncak Gunung Kelimutu ini mempunyai nama masing-masing. Danau ini dipercaya oleh warga setempat merupakan tempat jiwa-jiwa dari orang yang meninggal bersemayam.

Nama dari ketiga danau ini antara lain yaitu Tiwu Ata Mbupu yang menjadi tempat para jiwa-jiwa orang renta yang meninggal dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang menjadi tempat para jiwa-jiwa orang muda yang meninggal serta Tiwu Ata Polo yang menjadi tempat para jiwa-jiwa orang jahat yang meninggal. Arti Tiwu ini sendiri dalam bahasa setempat berarti danau.

Adapun dari ketiga danau tersebut, yang paling sering mengalami perubahan warna yaitu Tiwu Nuwa Muri Koo Fai. Konon berdasarkan warga setempat, hal ini kemungkinan alasannya yaitu jiwa yang menempati danau tersebut masih muda dan labil sehingga mempengaruhi perubahan dari warna air danau.

Perubahan warna bisa menjadi pertanda
 Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan Wisata Flores - Wisata Alam Danau Kelimutu yang Menakjubkan
Gunung Kelimutu
Warga setempat meyakini bahwa perubahan warna yang terjadi di Danau Kelimutu sanggup menjadi menandakan jelek akan terjadinya suatu tragedi di Indonesia. Menurut warga setempat, hal ini pernah terjadi beberapa kali, di antaranya pada tahun 1992 dan tahun 2004.

Baca juga: 12 Tempat Wisata di Nusa Tenggara Timur yang Terkenal

Pada tahun 1992, salah satu danau berubah warna menjadi coklat kemerahan ibarat halnya hati ayam. Tidak usang kemudian, terjadi gempa bumi di Flores yang menjadikan banyak korban jiwa. Hal yang sama juga terjadi pada tahun 2004 yang di mana Aceh diterjang tsunami dan berbagai memakan korban jiwa.

Menurut warga sekitar, Danau Kelimutu juga mempunyai kekuatan magis yang luar biasa besar. Hal inilah yang menciptakan danau ini sangat dikeramatkan. Warga juga seringkali mengadakan upacara atau ritual khusus dengan membawakan sesaji sebagai bentuk persembahan dengan tujuan untuk meminta keselamatan dan keberkahan.
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis - Negara Indonesia yakni negara yang kaya akan suku, budaya, dan keindahan alamnya. Namun disini yang menciptakan kita lebih kagum yakni beragamnya tempat wisata yang dimiliki negara Indonesia ini. Kita sanggup menemukan kepulauan Flores.

Lokasi dan Akses Menuju Wae Rebo
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores
Wae Rebo merupakan sebuah desa yang ada di Kec. Satarmese Barat, Kab. Manggarai, NTT. Lokasi Wae Rebo ini sangat terpencil dan terisolasi alasannya yakni terletak di balik hutan. Sehingga untuk sanggup mencapai desa yang paling akrab dengan Wae Rebo, Anda harus menelusuri hutan sepanjang 9 km.

Ada beberapa cara yang harus Anda tempuh untuk sanggup mencapai Wae Rebo. Pertama, Anda harus melaksanakan perjalanan yakni dari Labuan Bajo menuju Ruteng. Lalu perjalanan Anda lanjutkan memakai ojek hingga hingga ke Dintor. Dintor yakni sebuah desa terakhir yang sanggup diakses dengan memakai kendaraan sebelum Anda hingga di Wae Rebo. Perjalanan yang memakai ojek ini memakan waktu sanggup hingga 2 jam. Tarif ojek pun tidak menyerupai pada umumnya, yakni sekitar Rp 150.000. Namun harga yang Anda bayar ini sesuai dengan perjalan yang ditempuh, menyusuri hutan, melewati bukit terjal, dan juga tepian pantai.

Pilihan kedua, Anda sanggup memakai truk oto kayu dari Ruteng. Di awali dari Terminal Bus Mena, kemudian melintasi Ds. Cancar, kemudian ke Pela, Todo, kemudian Dintor. Biasanya oto kayu berangkat dari terminal waktu sore hari yang memakan waktu perjalanan sekitar 3 - 3,5 jam.
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Desa Wisata Wae Rebo di Flores
Kemudian cara ketiga yakni dengan memakai perahu. Anda harus menempuh rute dengan melalui Labuan Bajo menuju ke arah selatan desa pesisir Nangalili. Tarif sewa bahtera sekitar Rp 400.000. Karena tidak adanya agenda untuk bahtera biasa, dianjurkan untuk mencharter kapal di muka. Perjalanan memakai bahtera yang membawa Anda ke Pulau Mules ini akan memakan waktu sekitar 2 jam. Setibanya di Dintor, perjalanan dilanjutkan ke Denge memakai ojek, dengan tarif Rp 10.000 dan waktu tempuh lebih kurang selama 20 menit.

Cara keempat yakni dengan mendaki atau hiking. Hiking sanggup ditempuh dengan mengambil rute antara homestay lokal dan SDK desa. Sepanjang perjalanan, Anda akan melewati 3 tempat untuk istirahat, yaitu Sungai Wae Lomba yang perjalanannya kurang dari 1 jam dari Denge. Setelah trekking selama 1 jam, Anda akan menjumpai tempat peristirahatan kedua, yakni Pocoroko.

Pocoroko merupakan tempat paling penting bagi penduduk desa dan juga pengunjung yang hendak melaksanakan panggilan telepon atau mengirim pesan singkat dari ponsel mereka, alasannya yakni di Wae Rebo tidak ada sinyal selular. Setelah dari Pocoroko Anda mencapai pos ketiga, yakni Nampe Bakok, yang memakan waktu perjalanan sekitar 40 menit. Dari sinilah, pemandangan bukit yang indah sanggup Anda nikmati sebelum Anda mencapai Wae Rebo.

Sekilas wacana Wae Rebo
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores yang Eksotis
Wae Rebo yakni sebuah desa Manggaraian renta yang letaknya terisolasi di tempat pegunungan. Wae Rebo mengatakan kesempatan kepada wisatawan untuk sanggup melihat sisi otentik dari perumahan Manggarai serta kehidupan sehari-hari oleh masyarakat setempat. Di sini, Anda mempunyai kesempatan melihat mbaru niang, yaitu rumah watak tradisional yang berbentuk kerucut melingkar dengan arsitektur rumah yang sangat unik.

Sampai ketika ini, mbaru niang tetap dipakai sebagai tempat pertemuan atau ritual doa pada Minggu pagi bersama-sama. Mbaru niang sempat mengalami masa-masa yang memprihatinkan. Tetapi tahun 2008, rumah ini sanggup diselamatkan berkat kunjungan dari Yori Antar beserta kawan-kawan,

Kemudian tahun 2010, yayasan Rumah Asuh mulai merenovasi bangunan rumah-rumah tersebut. Bahkan dalam pembangunannya, pihak swasta dan pemerintah pun turut membantu. Kini rumah yang semulanya hanya ada empat buah saja dengan kondisi yang memprihatinkan, kini sudah lengkap menjadi tujuh buah dengan kondisi yang baik.

Apabila dibandingkan dengan wisatawan dari lokal, sebenarnya Wae Rebo sendiri sudah lebih dahulu populer sebagai tempat wisata di kalangan wisatawan luar negeri. Semenjak sebelum tahun 2000an, telah banyak wisatawan abnormal yang tiba untuk berkunjung ke Wae Rebo ini. Mulai awal tahun 2000an penduduk setempat berusaha untuk mengenalkan Wae Rebo pada masyarakat luas di Indonesia, caranya dengan memasang foto-foto desa mereka di beberapa hotel atau distributor travel di Ruteng.

Alhasil, perjuangan tersebut menerima keberhasilan, semenjak tahun 2002 sudah banyak turis tiba untuk melihat eksotisme Wae Rebo. Dan kesannya dari para turis inilah tersebar dongeng mengenai keindahan arsitektur dan kondisi budaya yang ada di Wae Rebo.
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores
Saat Anda berkunjung ke Wae Rebo, Anda tak hanya melihat perumahan Manggaraian otentik saja, tapi juga menerima kesempatan untuk ikut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Sebagian besar orang bekerja di kebun mereka dari pagi hingga dengan subuh, ada juga yang sibuk dengan panen kopi dan pengolahan kacang. Tak hanya itu, Anda juga sanggup menjumpai para perempuan di Wae Rebo yang sedang melaksanakan kegiatan menenun kain songket tradisional, walaupun menenun ini bukan merupakan acara utama para penduduk perempuan Wae Rebo.

Jika Anda mau, juga sanggup mencicipi menginap di Niang Mbaru yang sekaligus menikmati makan malam dan bersosialisasi dengan masyarakat Wae Rebo secara langsung. Selama bermalam di Niang Mbaru, Anda akan tidur dengan beralaskan tikar yang dianyam dari daun pandan lengkap bersama kehangatan keluarga yang tinggal di sana.

Kamis, 18 Januari 2018

Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis - Negara Indonesia ialah negara yang kaya akan suku, budaya, dan keindahan alamnya. Namun disini yang menciptakan kita lebih kagum ialah beragamnya tempat wisata yang dimiliki negara Indonesia ini. Kita sanggup menemukan kepulauan Flores.

Lokasi dan Akses Menuju Wae Rebo
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores
Wae Rebo merupakan sebuah desa yang ada di Kec. Satarmese Barat, Kab. Manggarai, NTT. Lokasi Wae Rebo ini sangat terpencil dan terisolasi lantaran terletak di balik hutan. Sehingga untuk sanggup mencapai desa yang paling bersahabat dengan Wae Rebo, Anda harus menelusuri hutan sepanjang 9 km.

Ada beberapa cara yang harus Anda tempuh untuk sanggup mencapai Wae Rebo. Pertama, Anda harus melaksanakan perjalanan yakni dari Labuan Bajo menuju Ruteng. Lalu perjalanan Anda lanjutkan memakai ojek hingga hingga ke Dintor. Dintor ialah sebuah desa terakhir yang sanggup diakses dengan memakai kendaraan sebelum Anda hingga di Wae Rebo. Perjalanan yang memakai ojek ini memakan waktu sanggup hingga 2 jam. Tarif ojek pun tidak menyerupai pada umumnya, yakni sekitar Rp 150.000. Namun harga yang Anda bayar ini sesuai dengan perjalan yang ditempuh, menyusuri hutan, melewati bukit terjal, dan juga tepian pantai.

Pilihan kedua, Anda sanggup memakai truk oto kayu dari Ruteng. Di awali dari Terminal Bus Mena, kemudian melintasi Ds. Cancar, kemudian ke Pela, Todo, kemudian Dintor. Biasanya oto kayu berangkat dari terminal waktu sore hari yang memakan waktu perjalanan sekitar 3 - 3,5 jam.
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Desa Wisata Wae Rebo di Flores
Kemudian cara ketiga ialah dengan memakai perahu. Anda harus menempuh rute dengan melalui Labuan Bajo menuju ke arah selatan desa pesisir Nangalili. Tarif sewa bahtera sekitar Rp 400.000. Karena tidak adanya agenda untuk bahtera biasa, dianjurkan untuk mencharter kapal di muka. Perjalanan memakai bahtera yang membawa Anda ke Pulau Mules ini akan memakan waktu sekitar 2 jam. Setibanya di Dintor, perjalanan dilanjutkan ke Denge memakai ojek, dengan tarif Rp 10.000 dan waktu tempuh lebih kurang selama 20 menit.

Cara keempat ialah dengan mendaki atau hiking. Hiking sanggup ditempuh dengan mengambil rute antara homestay lokal dan SDK desa. Sepanjang perjalanan, Anda akan melewati 3 tempat untuk istirahat, yaitu Sungai Wae Lomba yang perjalanannya kurang dari 1 jam dari Denge. Setelah trekking selama 1 jam, Anda akan menjumpai tempat peristirahatan kedua, yakni Pocoroko.

Pocoroko merupakan tempat paling penting bagi penduduk desa dan juga pengunjung yang hendak melaksanakan panggilan telepon atau mengirim pesan singkat dari ponsel mereka, lantaran di Wae Rebo tidak ada sinyal selular. Setelah dari Pocoroko Anda mencapai pos ketiga, yakni Nampe Bakok, yang memakan waktu perjalanan sekitar 40 menit. Dari sinilah, pemandangan bukit yang indah sanggup Anda nikmati sebelum Anda mencapai Wae Rebo.

Sekilas ihwal Wae Rebo
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores yang Eksotis
Wae Rebo ialah sebuah desa Manggaraian bau tanah yang letaknya terisolasi di kawasan pegunungan. Wae Rebo memperlihatkan kesempatan kepada wisatawan untuk sanggup melihat sisi otentik dari perumahan Manggarai serta kehidupan sehari-hari oleh masyarakat setempat. Di sini, Anda mempunyai kesempatan melihat mbaru niang, yaitu rumah susila tradisional yang berbentuk kerucut melingkar dengan arsitektur rumah yang sangat unik.

Sampai ketika ini, mbaru niang tetap dipakai sebagai tempat pertemuan atau ritual doa pada Minggu pagi bersama-sama. Mbaru niang sempat mengalami masa-masa yang memprihatinkan. Tetapi tahun 2008, rumah ini sanggup diselamatkan berkat kunjungan dari Yori Antar beserta kawan-kawan,

Kemudian tahun 2010, yayasan Rumah Asuh mulai merenovasi bangunan rumah-rumah tersebut. Bahkan dalam pembangunannya, pihak swasta dan pemerintah pun turut membantu. Kini rumah yang semulanya hanya ada empat buah saja dengan kondisi yang memprihatinkan, kini sudah lengkap menjadi tujuh buah dengan kondisi yang baik.

Apabila dibandingkan dengan wisatawan dari lokal, sebetulnya Wae Rebo sendiri sudah lebih dahulu populer sebagai tempat wisata di kalangan wisatawan luar negeri. Semenjak sebelum tahun 2000an, telah banyak wisatawan abnormal yang tiba untuk berkunjung ke Wae Rebo ini. Mulai awal tahun 2000an penduduk setempat berusaha untuk mengenalkan Wae Rebo pada masyarakat luas di Indonesia, caranya dengan memasang foto-foto desa mereka di beberapa hotel atau distributor travel di Ruteng.

Alhasil, perjuangan tersebut menerima keberhasilan, semenjak tahun 2002 sudah banyak turis tiba untuk melihat eksotisme Wae Rebo. Dan alhasil dari para turis inilah tersebar dongeng mengenai keindahan arsitektur dan kondisi budaya yang ada di Wae Rebo.
Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis Obyek Wisata Wae Rebo Flores yang Unik dan Eksotis
Wae Rebo Flores
Saat Anda berkunjung ke Wae Rebo, Anda tak hanya melihat perumahan Manggaraian otentik saja, tapi juga menerima kesempatan untuk ikut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Sebagian besar orang bekerja di kebun mereka dari pagi hingga dengan subuh, ada juga yang sibuk dengan panen kopi dan pengolahan kacang. Tak hanya itu, Anda juga sanggup menjumpai para perempuan di Wae Rebo yang sedang melaksanakan kegiatan menenun kain songket tradisional, walaupun menenun ini bukan merupakan acara utama para penduduk perempuan Wae Rebo.

Jika Anda mau, juga sanggup mencicipi menginap di Niang Mbaru yang sekaligus menikmati makan malam dan bersosialisasi dengan masyarakat Wae Rebo secara langsung. Selama bermalam di Niang Mbaru, Anda akan tidur dengan beralaskan tikar yang dianyam dari daun pandan lengkap bersama kehangatan keluarga yang tinggal di sana.